Aku Berbicara Dengan Kemaluanku

Malam ini aku berbicara dengan kemaluanku setelah dibawa ombak kenangan pada kemaluan perempuan-perempuan yang pernah ditemui.

Adalah kata maaf terucap untuk anak yang tak akan pernah keluar dari rahim melaluinya; Keengganan telah lahir dan tumbuh dengan mesra dalam janji untuk diri sendiri.

Hanya agar tak ingin anak itu suatu hari nanti, bertanya-tanya pada semesta dalam sunyi dan tangis yang ia nikmati, tentang perihal “untuk apa aku dilahirkan di dunia ini”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: