Aku Tak Mau Terikat, Agar Terus Dinamis

Soe Hok Gie

Aku kira pada akhirnya kita harus memilih, apakah kita mau menjadi pastor atau domine. Aku katakan pada dia bahwa aku tak ingin punya pacar dalam keadaanku sekarang, karena aku tak ingin membawa pacarku dalam kehidupan yang keras dan kejam. Dan aku tak mau terikat, agar aku bisa terus dinamis. Aku hanya mau pacaran kalau dia mau mengerti dengan keadaanku.

-Soe Hok Gie

Saya sejujurnya agak bingung dan menertawakan diam-diam mereka yang seperti mau mati kalau tidak pacaran. Seakan dunia kemudian runtuh dan kehidupan punah seketika.

Padahal, benar seperti apa yang Soe Hok Gie katakan, bahwa kalau saja terikat kita tidak akan bisa terus dinamis. Pasti ada tanggung jawab berlebih bukan tentang diri sendiri, namun apa saja yang menjadi pasangan dan mengikat diri ini untuk tak lekas jauh-jauh dari kata “Kalau sayang harusnya bla bla bla” dalam pikiran yang kemudian sebenarnya hanya mengedepankan ego sendiri. Jarang sekali bisa ditemukan pasangan yang bisa menerima keadaan masing-masing.

Kalau sendiri, kita bisa lebih maju. Bergerak terus tanpa halangan. Tanpa harus ada larangan ini itu, atau kebutuhan pihak kedua yang mendesak untuk harus ada.

Lah, terus kalau saja kamu sesak belaian?

Jawabannya adalah pilihan. Semua orang berhak memilih kehidupan yang dijalaninya dengan menimbang mana yang lebih banyak memberi ruang untuk terus berkembang.

Advertisements
Tagged , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: